xiaomi : mi hybrid “bassy effort”

Writer : mikku
Xiaomi Mi Hybrid
harga : sekitar 200 K
driver : hybrid driver 1DD + 1BA

Box n accesories : box kecil, cukup humble, cuma dapet iem sama tipsny 3 pasang, rasanya bsa lbh bagus kalo dapet hardcase kayak piston 2 n 3 yang asliny cukup keren berhubung harga Cuma sekitar 200 k

Build, fit n isolation

Mulai dari buildnya ckup bagus..kemungkinan besar housingnya dari metal, namun metal yang tipis dan sangat ringan, mungkin juga hanya sebagai pelapis. Kabelnya pake bahan smacem fabric di bawah y splitter, keliatannya ckup kuat, tp permasalah yang sama dari seri piston piston yang sebelumnya masih ada yaitu ga ada strain relief dari jack ke kabelnya jadi disarankan memakai per bolpen ataupun pelindung kabel agar lebih tahan lama. fitnya enak banget di telinga, mgkn ini salah satu iem ternyaman bwt kuping gw karena walaupun terlihat agak besar, namun ternyata fitnya sangat enak mungkin karena pengaturan sudut nozzle yang baik serta housingnya sendiri yang menempel di telinga terlihat smooth dan tidak memiliki ujung yang tajam. Isolation dari mi hybrid terasa biasa saja.
mi-hybrid-1
(gambar dari situs xiaomi)

Sound

Hal pertama yang kerasa dari iem ini adalah…. BASS, yap bener… bassnya ghwedeee jelas, basshead kayaknya bakal suka sama bassnya ini, karena secara kuantitas jelas besar dan bulat, sayangny untuk pecinta bass tight dan cepat tidak akan menemukan hal tersebut di iem ini karena masih terasa boomy.

Presentasi vocal rada mundur di blakang bass. Untuk pecinta vocal juga jangan kesini karena tekstur vokalnya yang grainy dan peak upper mid yang cukup jahat di lagu lagu tertentu, vocal juga terasa kurang natural

Treble sayangnya lmayan brasa rolloff, bahkan dibanding shure 215, d kuping saya waktu dengerin lagu instrumen biola lindsay sterling, waktu di nada atas shure masih bisa lbh natural, sama halnya waktu denger suara bell di lagu-lagu natal , so for instrumen yang butuh treble macem biola, ini krg cocok karena treblenya yang ekstensinya sangat kurang bagi yang suka instrumental. Tapiiiii peaknya cukup berasa jadi menimbulkan sensasi seolah ini iem berasa V shaped karena peak nya yang lumayan, seperti cymbal crash terasa keras dan agak kasar apalagi kalo rekaman lagunya sendiri tidak bagus.

Soundstage, imaging, n separation

Soundstagenya sendiri terasa intim dan tidak lebar, namun karena bass yang besar, sedikit terasa dimensi depthnya. Imagin dan separation iem ini sendiri bagi gw tergolong cukup berantakan dan numpuk, terutama jikalau dikasi lagu yang kompleks seperti band jazz ataupun orchestra, berasa numpuk numpuk sana sini.

Comparison

VS xiaomi piston 2: piston 2 berasa lebih v-shaped dan tidak rapih disbanding mi hybrid, walaupun mi hybrid sendiri juga kurang rapih. Karena treble presence yang lebih terasa di piston 2 membuat piston 2 terasa lebih enerjik

VS xiaomi piston 3 : piston 3 juga terasa kurang rapih. Walaupun mi hybrid terasa lebih rapih namun detail yang disajikan piston 3 lebih terasa walaupun dengan imaging dan separation yang berantakan. Piston 3 tidak senyaman mi hybrid namun lebih memiliki sensasi airy .

VS dbe pr30reviii : dbe pr30 reviii terasa lebih natural dari segala sisi, mulai dari bass yang tidak se maju mi hybrid, vocal yang lebih maju juga dengan balance low mid, upper mid yang lebih natural juga treble yang lebih extend dengan timbre yang lebih baik, sayangnya soal fittingnya, mi hybrid jauh lebih nyaman dan mudah dipakai untuk waktu lebih lama

VS KZ ZS3: zs3 terasa lebih v shaped dengan soundstage yang lebih luas juga separation yang lebih baik. Dengan bass yang sama sama punchy dan agak boomy. Walaupun zs3 memiliki treble yang lebih ekstend dan ada namun treble terasa lebih grainy. Positioning vocal zs3 juga mundur namun terasa lebih natural dan balance

VS Basic ie300: arah yang sama dark n bass seperti mi hybrid, namun mid dan timbre yang disajikan basic ie300 terasa lebih natural, sayangnya buildnya basic terasa lebih murahan dan kasar disbanding mi hybrid

Overall

Kombinasi driver hybrid biasanya ditujukan untuk mendapatkan bass dynamic serta mid dan treble yang penuh dengan clarity dan detail, dimana dalam mencapai hal tersebut biasanya muncul masalah seperti incoherency, dimana hal ini juga terjadi pada mi hybrid dan sayangnya juga bagi saya mi hybrid gagal mencapai tujuan dimana tuning balanced armature yang terjadi tidak dapat menyajikan clarity namun malah menyajikan timbre yang aneh, untungnya iem ini memiliki bass yang besar dan bulat bagi pecinta bass, juga fitting yang sangat nyaman
mi-hybrid-2
(kombinasi DD dan BA pada mi hybrid)

Score

build : 8/10
fit : 9/10
isolation : 8/10
bass : 7/10
mid : 4/10
treble : 3/10
value : 6/10
rank : E


 

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s